Oleh Tim LolosKarir ·

Cara Membuat CV ATS-Friendly: Panduan Langkah demi Langkah

CV ATS-friendly adalah CV yang menyajikan informasi secara jelas dan dapat dibaca sebagai teks, sehingga lebih mudah ditinjau oleh perekrut maupun sistem rekrutmen. Tidak ada satu format yang menjamin CV terbaca sempurna oleh semua Applicant Tracking System (ATS): dokumentasi Greenhouse, misalnya, menyebut beberapa pola format yang dapat menyebabkan hasil parse sebagian pada sistem mereka. Karena itu, tujuan panduan ini adalah membantu kamu membuat dokumen yang rapi, relevan, dan mudah diperiksa—bukan menjanjikan lolos seleksi.

Panduan ini membahas proses merakit CV dari awal. Jika kamu masih membandingkan konsep CV ATS dan CV kreatif, baca perbedaan CV ATS dan CV kreatif. Jika sudah punya CV lama dan ingin merapikannya, lanjut ke cara merombak CV lama menjadi ATS. Untuk menilai metode dan hasil sebuah alat pemberi skor, lihat panduan cek skor CV ATS online.

1. Mulai dari persyaratan lowongan

Sebelum membuka dokumen, catat posisi yang dituju, syarat utama, tanggung jawab, dan format berkas yang diminta. Tandai keterampilan atau pengalaman yang benar-benar kamu miliki dan relevan dengan pekerjaan tersebut. Gunakan kata yang jelas untuk menggambarkan pengalamanmu; jangan menambahkan istilah hanya karena muncul di iklan lowongan.

Buat satu salinan CV untuk setiap jenis posisi bila penekanan pengalamanmu perlu berbeda. Pastikan nama jabatan, tanggal, pendidikan, dan pencapaian tetap akurat pada setiap salinan.

2. Susun informasi dalam urutan yang mudah dipindai

Untuk banyak pelamar, urutan berikut menjadi titik awal yang mudah diikuti:

  1. Nama dan kontak: nama lengkap, nomor telepon, alamat email profesional, kota domisili, dan tautan portofolio atau profil profesional bila relevan.
  2. Ringkasan profesional (opsional): dua atau tiga kalimat tentang bidang, pengalaman, atau kekuatan yang sesuai dengan posisi.
  3. Pengalaman kerja atau proyek: mulai dari pengalaman yang paling relevan; tuliskan jabatan, organisasi, lokasi bila diperlukan, periode, dan kontribusi.
  4. Pendidikan: institusi, program atau gelar, dan tahun atau periode yang relevan.
  5. Keterampilan dan sertifikasi: cantumkan yang nyata, masih relevan, dan dapat kamu jelaskan bila ditanya.

Nama bagian seperti “Pengalaman Kerja”, “Pendidikan”, dan “Keterampilan” membantu pembaca mengenali isi CV. Greenhouse menyebut resume tanpa bagian yang jelas sebagai salah satu contoh format yang dapat berujung pada parse parsial di sistem mereka. Itu adalah panduan dari satu penyedia, bukan aturan universal bahwa semua ATS hanya menerima nama heading tertentu.

Jika menggunakan Microsoft Word, terapkan style heading bawaan secara konsisten bila sesuai dengan desainmu. Microsoft menjelaskan bahwa heading styles memberi struktur yang bisa dinavigasi dengan teknologi bantu; manfaat aksesibilitas ini tidak berarti ATS mewajibkan tingkat Heading 1 atau Heading 2 tertentu. Fokus pada label bagian yang sederhana dan isi yang tersusun logis.

3. Pilih tata letak sederhana dan konsisten

Mulailah dengan satu kolom agar urutan baca dokumen mudah diperiksa. Dokumentasi dukungan Greenhouse mencantumkan tata letak berkolom, tabel kompleks, serta nama dan kontak yang ditempatkan di header, footer, atau text box sebagai contoh masalah yang dapat mengganggu parsing pada produknya. Risikonya bukan bukti bahwa semua desain dua kolom selalu gagal; namun, bila kamu ingin mengurangi variabel yang perlu diperiksa, susunan satu kolom adalah pilihan yang praktis.

Gunakan jarak antarbagian, ukuran teks, dan penebalan secukupnya. Hindari mengandalkan warna, ikon, grafik, atau bentuk sebagai satu-satunya cara menyampaikan informasi penting. Dalam panduan aksesibilitas dokumen Office, Microsoft menyarankan agar tabel tidak dipakai sebagai alat tata letak karena pembaca layar membaca tabel satu baris demi satu baris melintasi kolom. Untuk CV, teks biasa dengan label yang jelas juga lebih mudah disalin dan dicek.

Punya CV dari Canva? Desain Canva tidak otomatis menentukan hasil parse. Ikuti panduan mengecek apakah CV Canva terbaca ATS, lalu periksa file hasil ekspornya.

4. Tulis pengalaman sebagai kontribusi yang bisa dipahami

Untuk setiap pengalaman, jelaskan konteks singkat, tindakan yang kamu lakukan, dan hasilnya. Gunakan kata kerja yang spesifik, lalu tambahkan angka hanya jika kamu memiliki data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Contoh pola:

Mengelola [proses atau proyek] untuk [tujuan], menggunakan [cara atau alat], sehingga [hasil yang dapat dijelaskan].

Contoh dengan tempat isian:

Menyusun kalender konten untuk [jumlah] kanal selama [periode], lalu [hasil terukur atau perubahan yang benar-benar terjadi].

Jangan mengisi bagian dalam tanda kurung dengan angka rekaan. Jika hasilnya tidak memiliki metrik, sebutkan hasil kualitatif atau ruang lingkup tanggung jawab secara jujur. Untuk membentuk butir pengalaman dengan konteks, tindakan, dan hasil, baca cara menulis CV dengan metode STAR.

5. Gunakan font yang terbaca dan periksa hasil ekspor

Pilih tipografi yang nyaman dibaca dan tampilkan informasi dengan kontras yang cukup. Jika menggunakan font kustom di dokumen Word, menanam font dapat membantu mempertahankan font, layout, dan styling ketika dokumen dibuka di perangkat lain; Microsoft juga mencatat hasilnya bergantung pada aplikasi dan versinya, dan tidak semua font dapat ditanam. Ini alasan untuk memeriksa tampilan file akhir, bukan bukti bahwa suatu jenis font memberi skor ATS lebih tinggi.

Tidak ada satu jenis file yang tepat untuk semua lamaran. Ikuti instruksi portal atau perekrut: bila diminta DOCX, kirim DOCX; bila diminta PDF, kirim PDF. Dokumentasi Greenhouse menyebut dokumen seperti .docx atau .pdf sebagai contoh resume yang berbeda dari resume yang diunggah hanya sebagai gambar, tetapi persyaratan file dapat berbeda antarportal.

Setelah ekspor:

  • Buka berkas yang benar-benar akan dikirim, bukan hanya dokumen sumber.
  • Pilih dan salin teks ke editor sederhana bila PDF memungkinkan.
  • Pastikan nama, kontak, jabatan, tanggal, dan isi tiap bagian muncul lengkap serta urutannya masuk akal.
  • Baca tampilan halaman untuk mencari teks terpotong, karakter yang berubah, atau layout yang bergeser.
  • Periksa kembali format yang diminta pada lowongan.

Greenhouse menjelaskan bahwa berkas yang diunggah sebagai gambar dapat menjadi masalah parsing pada sistem mereka. Tes salin-tempel adalah pemeriksaan awal yang berguna untuk melihat apakah teks tersedia, tetapi tidak mereplikasi seluruh parser atau konfigurasi ATS perusahaan.

Checklist sebelum mengirim CV

  • Isi CV disesuaikan dengan posisi dan tetap sesuai pengalaman sebenarnya.
  • Nama, kontak, jabatan, organisasi, tanggal, dan ejaan sudah dicek.
  • Bagian diberi label yang jelas dan urutannya mudah diikuti.
  • Informasi penting tidak hanya disampaikan lewat ikon atau gambar.
  • Pengalaman menjelaskan kontribusi; angka hanya dipakai jika dapat dibuktikan.
  • File akhir sudah dibuka dan diperiksa, termasuk hasil salin teks jika tersedia.
  • Format berkas mengikuti instruksi portal atau lowongan.

Jika ingin meninjau hasil ekstraksi dokumen, kamu dapat menguji CV di LolosKarir. Pemeriksaan awal menerima PDF atau DOCX hingga 5 MB dan bisa dicoba tanpa login di awal; hasilnya adalah masukan untuk meninjau dokumen, bukan jaminan lolos seleksi. Pastikan juga file yang kamu unggah memang versi yang ingin diperiksa.

FAQ

Apa itu CV ATS-friendly?

CV ATS-friendly menyajikan informasi dengan struktur yang jelas dan teks yang dapat dibaca, agar lebih mudah ditinjau oleh perekrut dan sistem rekrutmen. Hasil pemrosesan dapat berbeda menurut dokumen dan sistem yang digunakan.

Apakah CV ATS harus satu kolom?

Tidak ada bukti dari sumber yang dirujuk di sini bahwa semua ATS mewajibkan satu kolom. Namun, Greenhouse mencantumkan tata letak berkolom sebagai salah satu contoh masalah parsing pada sistem mereka. Satu kolom dapat menjadi pilihan sederhana untuk mengurangi risiko urutan baca yang membingungkan.

Apakah harus memakai heading H1 dan H2 di CV?

Tidak ada dasar untuk menyatakan semua ATS mengharuskan tag H1 atau H2 tertentu. Gunakan label bagian yang jelas dan konsisten. Style heading di Word dapat membantu navigasi dan aksesibilitas dokumen, tetapi bukan jaminan atau persyaratan universal ATS.

Lebih baik mengirim PDF atau DOCX?

Ikuti format yang diminta portal atau perekrut. Dukungan file berbeda antar sistem, jadi jangan menganggap PDF atau DOCX selalu diterima oleh setiap lowongan.

Apakah pilihan font berpengaruh pada hasil pemeriksaan ATS?

Tidak ada bukti dari sumber yang dirujuk bahwa jenis font tertentu memengaruhi hasil ATS. Sumber Microsoft yang dirujuk menjelaskan cara mempertahankan tampilan font, bukan hubungan font tertentu dengan hasil ATS. Pilih font yang mudah dibaca, lalu periksa dokumen akhir setelah disimpan atau diekspor.

Sumber yang digunakan