Oleh Tim LolosKarir ·
Cara Menulis Keahlian di CV ATS: Hard & Soft Skill
Bagian keahlian di CV membantu pembaca menemukan kemampuan yang relevan dengan cepat. Isinya bukan daftar semua hal yang pernah kamu dengar, dan tidak ada satu format ATS yang berlaku untuk seluruh perusahaan. Pilih keterampilan yang benar-benar kamu miliki, gunakan istilah yang mudah dikenali, lalu tunjukkan buktinya di pengalaman, proyek, atau pendidikan.
Panduan ini membahas cara membedakan hard skill dan soft skill, mengelompokkan keterampilan, mengambil kata kunci dari lowongan, dan menghindari rating grafis serta keyword stuffing.
Anatomi bagian keahlian di CV ATS
Applicant Tracking System (ATS) adalah perangkat lunak yang dapat membantu perusahaan mengelola lamaran. Kemampuan dan konfigurasi tiap sistem berbeda. Dokumentasi Greenhouse, misalnya, menyebut grafik, tata letak kolom, tabel kompleks, header, dan beberapa format lain sebagai penyebab resume mungkin gagal diparse atau hanya terbaca sebagian di sistemnya (dokumentasi Greenhouse tentang parsing resume). Ini contoh dari satu vendor, bukan jaminan bahwa semua ATS bekerja dengan cara yang sama.
Karena itu, tulis nama kemampuan sebagai teks biasa dan gunakan label bagian yang jelas, seperti Keahlian, Tools, atau Bahasa. Hindari menyampaikan tingkat kemampuan hanya lewat bintang, bar, atau persentase. Bila perlu menjelaskan tingkat penguasaan, gunakan istilah yang bisa kamu pertanggungjawabkan—misalnya “dasar”, “menengah”, atau “mahir”—dan siapkan contoh penggunaannya.
Bedakan klaim dengan bukti
Daftar “komunikasi, kepemimpinan, teliti” belum memberi konteks tentang cara kamu memakai kemampuan tersebut. Sebaliknya, proyek atau pengalaman yang menunjukkan tindakan membuat klaim lebih mudah dinilai. Cantumkan keahlian di seksi Skills bila relevan, lalu dukung soft skill melalui pengalaman atau proyek. Untuk merangkai tindakan dan hasil secara ringkas, gunakan panduan CV metode STAR.
Beda hard skill dan soft skill
Hard skill: teknik, alat, dan bahasa
Hard skill adalah kemampuan yang lebih spesifik untuk dipelajari atau diterapkan pada tugas, seperti menyusun laporan dengan Excel, membuat query SQL, mengelola inventaris, mengoperasikan perangkat desain, atau menggunakan bahasa asing. Cantumkan nama alat atau metode secara spesifik jika benar-benar pernah kamu pakai.
MIT Career Advising & Professional Development menyarankan pelamar menyesuaikan CV dengan posisi dan memasukkan kata kunci dari deskripsi pekerjaan secara wajar. Mereka juga menyebut istilah khusus pekerjaan dan prioritas lowongan sebagai hal yang layak dicerminkan di CV (panduan CV ATS MIT). Menyesuaikan istilah membantu menjelaskan relevansi; itu bukan alasan untuk menambahkan kemampuan yang tidak kamu miliki.
Soft skill: perilaku yang perlu ditunjukkan
Soft skill mencakup cara bekerja dan berinteraksi, seperti komunikasi, kolaborasi, ketelitian, atau pemecahan masalah. Kamu boleh mencantumkan satu atau dua yang paling sesuai, tetapi jangan berharap kata sifat saja membuktikannya. Tunjukkan perilaku tersebut dalam konteks: siapa yang kamu koordinasikan, kendala apa yang dihadapi, dan apa tindakanmu.
Klaim umum: “Komunikatif dan mampu bekerja dalam tim.”
Bukti lebih jelas: “Berkoordinasi dengan empat anggota tim proyek untuk membagi jadwal wawancara pengguna dan merangkum temuan menjadi laporan kelompok.”
Contoh kedua hanya gunakan jika benar sesuai pengalamanmu. Tidak perlu menambahkan angka kecuali kamu bisa memverifikasinya.
Cara mengelompokkan keterampilan di CV
Gunakan kategori secukupnya supaya pembaca dapat memindai isinya. Tidak semua orang memerlukan semua kategori ini.
1. Keahlian teknis dan analitis
Tuliskan metode atau pekerjaan spesifik, seperti rekonsiliasi data, penyusunan laporan, analisis statistik dasar, riset pengguna, atau pengelolaan stok. Pilih yang berkaitan dengan tanggung jawab posisi.
2. Tools dan software
Sebutkan aplikasi yang benar-benar pernah digunakan, seperti Microsoft Excel, Google Sheets, Figma, atau perangkat lunak sesuai bidang. Jika tingkat penguasaan penting, nyatakan secara jujur dan jelaskan konteks pemakaiannya di bagian proyek atau pengalaman.
3. Bahasa dan sertifikasi
Tuliskan bahasa beserta tingkat yang dapat kamu jelaskan. Cantumkan sertifikasi bila masih relevan; tambahkan nama penerbit dan tahun bila membantu pembaca memeriksa konteksnya. Jangan menyebut kursus singkat sebagai sertifikasi profesional jika statusnya berbeda.
Contoh bagian keahlian untuk beberapa profil
Contoh berikut ilustratif. Pertahankan hanya kemampuan yang memang kamu miliki.
Fresh graduate
Keahlian: Riset literatur · Analisis data dasar · Penyusunan laporan
Tools: Microsoft Excel · Google Sheets · Canva
Bahasa: Bahasa Indonesia (native) · Bahasa Inggris ([tingkat yang dapat dibuktikan])
Hubungkan daftar ini ke proyek yang pernah kamu kerjakan. Untuk menyusun dokumen CV secara utuh dari pendidikan, proyek, hingga pengalaman, lihat contoh CV fresh graduate tanpa pengalaman.
Administrasi dan operasional
Keahlian: Pengelolaan dokumen · Entri data · Penjadwalan · Rekonsiliasi sederhana
Tools: Microsoft Excel ([fungsi yang pernah digunakan]) · Google Workspace
Hindari menulis “mahir Excel” bila kamu belum siap menjelaskan fungsi atau tugas yang pernah dilakukan. Sebut kemampuan yang konkret, seperti filter dan sort, rumus dasar, atau pivot table—hanya jika memang dikuasai.
IT, pemasaran digital, atau data
Keahlian: [Bahasa pemrograman/metode analisis yang pernah digunakan]
Tools: [Nama platform atau software yang benar-benar dikuasai]
Proyek terkait: [Satu keluaran atau kontribusi yang dapat diperiksa]
Nama keterampilan di tiap bidang berbeda. Cocokkan daftar dengan isi lowongan dan bukti proyekmu; jangan menyalin daftar contoh yang tidak menggambarkan pengalamanmu.
Cara mengambil kata kunci keahlian dari deskripsi lowongan
- Tandai persyaratan wajib. Catat alat, pengetahuan, sertifikasi, atau kemampuan yang dinyatakan perlu.
- Pisahkan persyaratan pendukung. Keterampilan yang disebut sebagai nilai tambah tidak selalu menjadi syarat mutlak.
- Cocokkan dengan pengalaman nyata. Cari tugas, proyek, atau pendidikan yang menunjukkan kemampuan terkait.
- Gunakan istilah yang dikenali. Bila kamu memiliki pengalaman yang sama, gunakan nama kemampuan sebagaimana tertulis di lowongan, sambil tetap memberi konteks di bagian pengalaman.
- Periksa klaim satu per satu. Hapus istilah yang tidak dapat kamu jelaskan atau buktikan.
MIT menyarankan penggunaan kata kunci dari lowongan secara bermakna dan memperingatkan bahwa singkatan yang tidak jelas dapat mengganggu pengenalan istilah pada sebagian sistem. Sistem rekrutmen dan cara perusahaan menyaring pelamar tetap bervariasi; kata kunci yang cocok tidak menjamin lolos seleksi.
Untuk menata seluruh seksi CV, bukan hanya keahlian, lanjutkan ke panduan membuat CV ATS friendly. Jika ingin menyesuaikan isi CV untuk posisi tertentu, panduan review CV ATS dapat membantu pemeriksaan mandiri.
Hindari empat kesalahan ini
Memakai rating bintang atau grafik persentase
Grafik mungkin terlihat ringkas, tetapi tingkat kemampuan tidak dijelaskan dengan ukuran yang jelas dan dapat sulit dibaca oleh sebagian parser. Dokumentasi Greenhouse mencatat grafik sebagai salah satu format yang dapat berkontribusi pada hasil parsing parsial. Pilih teks sederhana agar pembaca memahami nama kemampuan tanpa menebak arti “80%”.
Menumpuk kata kunci tanpa konteks
Daftar panjang kata yang tidak relevan tidak menunjukkan kecocokan. ATS dan perekrut tidak dapat menyimpulkan bahwa kamu menguasai alat tertentu hanya karena namanya muncul. Pilih kemampuan yang didukung pengalaman dan hubungkan dengan bukti.
Mengisi seksi dengan sifat yang terlalu umum
“Pekerja keras”, “jujur”, atau “bertanggung jawab” sulit membedakan kandidat tanpa contoh. Pilih sifat yang relevan dan tunjukkan lewat tindakan nyata di bagian pengalaman.
Mengklaim tingkat keahlian yang tidak teruji
Label “expert” atau “mahir” dapat mengundang pertanyaan lanjutan. Beri tingkatan hanya jika kamu mampu menjelaskan apa yang bisa dikerjakan dan dalam konteks apa.
Uji keselarasan kata kunci CV
Sebelum mengirim, baca kembali bagian keahlian dan tanyakan:
- Apakah setiap istilah benar-benar sesuai kemampuan saya?
- Apakah kemampuan prioritas dari lowongan terlihat dengan jelas?
- Apakah ada contoh pengalaman, proyek, atau pendidikan yang mendukungnya?
- Apakah kategori dan teks dapat dibaca tanpa grafik atau tata letak yang rumit?
- Apakah saya bisa menjelaskan setiap tingkat penguasaan saat wawancara?
Kamu juga dapat memeriksa CV melalui LolosKarir. Pemeriksaan awal menerima file PDF atau DOCX hingga 5 MB dan dapat dicoba tanpa wajib masuk akun. Fitur AI Resume Tailoring di /dashboard/review-resume membandingkan CV dengan deskripsi pekerjaan; penggunaan fitur dashboard memerlukan akun. Hasil alat adalah masukan untuk ditinjau, bukan jaminan lolos ATS atau diterima kerja. Baca juga panduan alasan CV ATS gagal terbaca untuk membedakan masalah format dari persoalan kecocokan kualifikasi.
FAQ seputar keahlian di CV ATS
Apa saja contoh keahlian yang bisa ditulis di CV fresh graduate?
Cantumkan kemampuan yang pernah digunakan dan relevan dengan posisi, misalnya analisis data dasar, riset, Microsoft Excel, atau bahasa asing. Ambil bukti dari kuliah, proyek, magang, organisasi, atau sertifikasi dan jelaskan tingkat penguasaan secara jujur.
Apakah soft skill perlu ditulis di bagian keahlian CV?
Boleh, tetapi pilih sedikit yang paling relevan dan dukung dengan contoh tindakan di pengalaman atau proyek. Kata seperti komunikatif atau teliti tanpa konteks sulit dinilai.
Apakah CV ATS boleh menggunakan rating bintang atau grafik kemampuan?
Sebaiknya hindari rating grafis dan tuliskan keterampilan sebagai teks yang jelas. Dokumentasi Greenhouse menyebut grafik sebagai salah satu format yang dapat berkontribusi pada parsing parsial di sistemnya; perilaku ATS lain dapat berbeda.
Berapa banyak keahlian yang sebaiknya dicantumkan di CV?
Tidak ada jumlah universal. Prioritaskan keterampilan yang penting untuk lowongan dan dapat kamu jelaskan buktinya; hapus daftar panjang yang tidak relevan atau hanya berupa kata kunci.
Bagaimana cara mencocokkan skill CV dengan lowongan tanpa keyword stuffing?
Tandai kemampuan wajib dan pendukung di deskripsi pekerjaan, lalu masukkan istilah relevan hanya jika sesuai pengalamanmu. Beri bukti di bagian pengalaman atau proyek dan jangan mengklaim keterampilan yang belum kamu kuasai.
Referensi
- MIT Career Advising & Professional Development — Make your resume ATS-friendly. Rekomendasi MIT untuk memakai kata kunci lowongan secara bermakna, menjaga format yang dapat dibaca, dan menyesuaikan resume.
- MIT Career Advising & Professional Development — Resume checklist and worksheet. Daftar periksa mengenai jenis keterampilan relevan, kata kunci, dan bukti pengalaman.
- Greenhouse Support — Unsuccessful resume parse. Dokumentasi vendor tentang format yang dapat menyebabkan parsing gagal atau parsial di Greenhouse.